Kamis, 19 Agustus 2010

Seorang Gadis India Keluarkan Keringat Darah


Seorang gadis India yang berusia 13 tahun dan mengeluarkan darah secara spontan dari pori-pori tubuhnya telah membuat bingung para dokter di negeri itu, demikian laporan media Inggris, Kamis (2/10).

Twinkle Dwivedi, yang kehilangan darah dari kulitnya tanpa terluka atau tergores, harus menjalani transfusi darah setelah banyak darah mengalir dari mata, hidung, tengkuk, dan telapak kakinya.

“Menakutkan dan kacau. Baju sekolah saya jadi berwarna merah. Tak seorang pun mau mendekati saya atau bermain dengan saya,” kata Dwivedi.

“Saya dulu selalu menangis hampir setiap kali itu terjadi. Tetapi sekarang saya hanya dapat berusaha bersikap tenang,” katanya.

Gadis belia tersebut dulu adalah seorang gadis normal, kata laporan media itu, sampai suatu hari pada Juli 2007, ketika secara tiba-tiba darah keluar dari mulutnya.

Seorang dokter mendiagnosisnya sebagai bisul. Namun beberapa pekan kemudian, ia mulai berdarah antara lima dan 20 kali sehari dari pori-pori di bagian bawah rambut, hidung, mata, dan kakinya.

Warga desa di dekat tempat tinggalnya percaya ia pasti telah dikutuk dan pernah mengeluarkan kata-kata kasar di jalan.

Semua dokter yang telah diminta berkonsultasi oleh keluarga Dwivedi tak dapat menemukan obat sementara mereka percaya kondisi gadis remaja tersebut adalah jenis ekstrem gangguan “platelet” darah yang langka.

Para dokter dari All India Institute of Medical Sciences di New Delhi berpendapat ia terserang Gangguan Platelet Jenis 2, kondisi saat darah sangat rendah di dalam partikel darah. Mereka mengatakan darah Dwivedi encer dan memiliki warna merah anggur muda, tapi mereka tak dapat menemukan obat untuk membuat darah itu jadi lebih kental.

Namun, ada harapan setelah seorang konsultan hematologi Inggris mengatakan penyakit itu ada obatnya.

Minggu, 15 Agustus 2010

Hasil Rontgen di Perut Bayi 2 Tahun Ditemukan 50 Jarum Jahit, Diduga Santet


Hal yang bersifat metafisika atau supra natural sangat susah dinalar dan dirasiokan dengan logika dan medis modern, beberapa waktu silam pernah kita dengar kawat bisa keluar terus menerus dari perut seorang perempuan di Samarinda.

Kini kisah yang hampir mirip kita temui lagi. Yang sangat mengenaskan adalah obyek korbannya adalah seorang bayi yang baru berusia 2 tahun. Tentunya bayi tersebut tidak pernah memiliki musuh atau masalah dengan orang lain. Namun inilah fenomena alam sihir hitam atau lebih dikenal dengan Black Magic.

Kita susah membayangkan bagaimana mungkin seorang bayi yang masih mungil tubuhnya tersebut ditemukan oleh X-Ray terdapat 50 buah jarum jahit dengan posisi menyebar di berbagai orgam vital seperti yang terlihat di gambar. Dokter yang menangani kasus ini di sebuah rumah sakit di Barreiras negara bagian Bahma Brasil menduga kasus yang menimpa bayi mungil 2 tahun ini karena faktor non medis alias santet atau tenung Black Magic.

Menurut sumber ruanghati.com dari Mail Online, menyebutkan sang ibu sang bayi yang hanya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga tersebut membawa sang bayi ke rumah sakit karena dia menemui anaknya tersebut sakit perut. Setelah medis mediagnosa akhirnya ditemukan banyak benda logam berbentuk jarum jahit menyebar di tubuh bayi laki-laki tersebut mulai leher, perut dan pencernaan, dada kaki bahkan hingga organ paru-paru sang bayi.

Kepala kepolisian setempat Helder Fernandes Santana meyakini seseorang telah sengaja mengirimkan jarum tersebut ke tubuh bayi melalui ritual tertentu, karena menurutnya sangat mustahil sang bayi akan menelan 50 jarum tersebut secara normal. Hingga kini aparat tengah menyelidiki kasusnya. Penyelidikan terakhir diketahui Ayah tiri anak laki-laki tadilah yang melakukan hal sadis tersebut dibantu dengan 2 orang lain yang belum disebutkan identitasnya. Sementara sang dokter menduga jarum itu masuk melalui saluran pencernaan.

Dokter yang menanganinya mengatakan sangatlah susah untuk bisa mengeluarkan jarum tersebut dari beberapa organ vital di tubuh bayi 2 tahun tersebut karena pekerjaan tersebut sangat beresiko tinggi terhadap keselamatan jiwanya. Sejauh ini bila tidak terlalu mengganggu sementara akan dibiarkan di posisi semula, sambil berupaya memohonkan do’a pada Yang Maha Kuasa untuk mukjizat pertolongan Nya pada bayi laki-laki mungil tersebut.

Walaupun sangat jauh dari kita, kita bantu do’a saja agar sang bayi bisa terbebas dari kejahatan orang pengecut yang tega membuat keadaan sedemikian. (ruanghati)